Oktober 4, 2021 KANDUNGAN UBI JALAR YANG BAIK UNTUK KESEHATAN SERTA EFEK SAMPINGNYA

KANDUNGAN UBI JALAR YANG BAIK UNTUK KESEHATAN SERTA EFEK SAMPINGNYA

Selain nasi dan juga jagung, ternyata ubi jalar merupakan salah satu alternatif makanan pokok di Indonesia. Manfaat ubi jalar yang paling dikenal ialah bisa dijadikan sebagai pengganti karbohidrat dari nasi yang notabenenya memang lebih tinggi, tidak hanya ubinya saja daun jalar ubi juga dikenal bisa mengatasi penyakit DBD dan mungkin dari beberapa kalian belum menyadari bahawa terdapat banyak manfaat yang terkandung pada ubi jalar yang baik untuk kesehatan tubuh.

Ubi jalar juga mengandung vitamin B dan vitamin A serta juga memiliki kandungan antioksidan, kandungan antioksidan pada umbi ini adalah beta karoten, asam klorogenat dan juga antosianin. Kandungan gula pada ubi jalar adalah kandungan gula yang sederhana termasuk glukosa, sukrosa, maltosa dan juga frukosa. Tidak hanya itu ada juga kandungan gizi utama yang ada pada ubi jalar yaitu pati.

Ubi jalar tidak hanya dipercaya akan kepraktisan dan juga rasanya yang manis, namun juga terdapat banyak khasiatnya. Berikut beberapa manfaat ubi jalar seperti :
1. Menurunkan berat badan
2. Menjaga kesehatan mata
3. Mencegah kekurangan vitamin A
4. Memiliki kandungan nutrisi yang tinggi
5. Meningkatkan kinerja otak
6. Melindungi sistem pencernaan
7. Berpotensi melawan kanker
8. Mengatasi diabetes
9. Mencegah tekanan darah tinggi
10. Mengandung antiradang
11. Menurunkan kolesterol

Setelah mengetahui beberapa manfaat ubi jalar, sekarang kalian juga perlu mengetahui bahwa ternyata ubi jalar memiliki efek samping juga. Ubi jalar memang memiliki rasa yang manis alami sehingga membuatnya bisa dimakan begitu saja tanpa adanya tambahakan apapun. Tapi meskipun ada banyak manfaat katela rambat yang baik untuk kesehatan, perlu kalian ingat juga bahwa rasa manis pada ubi jalar berasal dari kandungan gula dan juga kandungan karbohidrat yang tergolong tinggi.

Berikut efek samping yang terdapat pada ubi jalar :
1. Memicu masalah pencernaan
2. Menyebabkan karotenodermia
3. Batu ginjal
4. Peningkatan kadar kalium dalam darah