November 3, 2021 Belajar Mengenal Diri Kita, Kapasitas Kita Dan Tidak Berekspektasi Besar Pada Orang Lain

Belajar Mengakui Kesalahan, Dan Meminta Maaf Dengan Tulus Tanpa Kata Tapi

Saat di dalam suatu hunganan. Ada masa dimana hubungan berjalan baik-baik saja. Ada dimana anda akan mendapati suatu masalah, baik dari siapapun. Tidak peduli siapa yang memulai dan siapa yang menciptakan masalah. Intinya itu pada akhirnya adalah masalah keduanya, dan keduanya harus berpikir jernih bagaimana bisa menyelesaikannya. Sama-sama mencari jalan keluarnya.

Belajar Mengakui Kesalahan, Dan Meminta Maaf Dengan Tulus Tanpa Kata Tapi

Karena dalam suatu hubungan, tidak peduli siapa yang memulai persilisihan siapa yang memulai dan menjadikannya masalah, itu akan tetap menjadi masalah kalian berdua. Bukan menjadi masalahnya dia atau saya. Karena saat anda berhubungan, anda berdua sudah berkomitmen untuk menghadapi dan menyelesaikan semua bersama-sama. Jadi anda berdua lah yang mencari jalan keluar untuk menyelesaikan masalah. Dan sering sekali dalam suatu hubungan, saat sedang ada masalah, apalagi yang berbuat sudah tahu dia salah.

Tetapi gengsi untuk mengakui salah, enggan untuk meminta maaf. Menjaga egonya. Pun kalau minta maaf, selalu ada di dampingin dengan kata tapi, atau memberikan pembelaan sehingga menunjukkan dia berbuat salah, karena apa. Atau akan mengungkit bahwa pasangan juga pernah melakukan hal yang sama, kesalahan yang sama dan lain-lain. Rasanya tidak ikhlas meminta maaf. Padahal intinya, anda salah, anda meminta maaf dengan tulus. Itu sudah selesai. Itu yang dibutuhkan pasangan anda. Tapi kadang rasa ego yang tinggi yang menahan semua itu. Sehingga harus membutuhkan waktu yang lama untuk mengembalikan situasi atau kondisi menjadi baik-baik saja.

Penting untuk kita semua belajar, untuk, jika tahu salah, belajar akui, dan minta maaf. Dan belajar untuk meminta maaf tanpa ada kata tapi. Atau malah mengembalikan pada pasangan anda. Intinya di situ anda yang salah, ya anda minta maaf. Sebenarnya simpel. Mulai lah belajar itu. Karena jika anda terus-terusan seperti itu. Sikap seperti itu, akan sulit di terima atau di kompromi oleh orang lain. Simpelnya, anda juga tidak ingin pasangan anda melakukan hal itu pada anda. Jadi jika tidak ingin di lakukan seperti itu, ya jangan jadi seperti itu.